Bosan Minum Obat Anti Hipertensi Setiap Hari? Konsumsi Buah Ini Untuk Mengatasinya

Buah penurun darah tinggi saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat terutama pengidap penyakit darah tinggi atau hipertensi.

Ketika Anda terkena hipertensi Anda wajib mengonsumsi obat anti hipertensi setiap harinya untuk mengontrol tekanan darah menjadi stabil. Kondisi tersebut tentu Anda takutkan karena mengonsumsi obat setiap hari dapat menyebabkan penyakit lain seperti ginjal dan komplikasi.

Hipertensi merupakan penyakit penyebab kematian nomor satu di dunia menurut WHO (World Health Organization) sejak tahun 2015. Meski begitu, tidak semua orang memahami bahaya penyakit ini. Padahal hipertensi dapat menyebabkan komplikasi penyakit lainnya seperti stroke, penyakit jantung, penyakit ginjal, hingga gangguan saraf. Ada cara yang lebih alami dan aman, yaitu dengan mengonsumsi buah-buahan. Lantas apa saja buah-buahan yang bisa menurunkan risiko hipertensi?

Selengkapnya, perhatikan ulasan di bawah ini, buah-buahan apa saja yang bisa menurunkan darah tinggi atau hipertensi.

Buah-buahan penurun hipertensi

1.Delima

Kandungan polifenol dan kalium yang cukup tinggi di buah delima di klaim dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Karena kandungan tersebut dapat mengikis kolesterol yang menyumbat arteri karotis yang selama ini menjadi faktor penyebab hipertensi. Hal tersebut sudah dibuktikan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Times of India.

  1. Kiwi

Kandungan kalsium, kalium, serta magnesium yang tinggi dapat menekan kenaikan tekanan darah dalam tubuh. Selain itu, kandungan vitamin C dalam kiwi yang cukup tinggi juga mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh, serta berfungsi melindungi sel-sel dalam tubuh.

  1. Pisang

Selain bagus untuk menurunkan berat badan, pisang juga berfungsi sebagai pencegah hipertensi alami. Kandungan magnesium, kalsium, dan kalium yang begitu tinggi dapat menghambat kenaikan tekanan darah dalam tubuh.

  1. Semangka

Semangka bisa dibilang buah-buahan yang kaya akan vitamin dan mineral. Namun, buah ini juga mengandung senyawa penting yang berperan terhadap pencegahan risiko hipertensi. Senyawa L-citrulline terbukti mampu melebarkan dan melancarkan pembuluh darah yang tersumbat.

  1. Anggur

Antioksidan merupakan zat yang berperan penting dalam mengontrol kestabilan tekanan darah dalam tubuh. Salah satu buah yang kaya akan antioksidan adalah anggur. Hal tersebut karena kandungan polifenol dalam anggur merupakan antioksidan alami yang baik untuk mencegah sindrom metabolik, kadar radikal bebas dalam tubuh yang cukup tinggi, hingga hipertensi.

  1. Bit

Buah pencegah hipertensi lainnya, adalah buah bit. Buah ini memiliki kandungan nitrat yang cukup tinggi sehingga baik untuk kesehatan pembuluh darah. Selain itu, kandungan kalium yang juga tinggi dapat menahan laju kecepatan kenaikan tekanan darah dalam tubuh.

  1. Alpukat

Kandungan lemak baik dalam alpukat selain dapat menekan kenaikan gula darah dalam tubuh, juga dapat menekan kadar kolesterol dalam darah dan pembuluh darah. Sehingga tidak ada tekanan dan sumbatan pada pembuluh darah.

  1. Jeruk

Vitamin C merupakan vitamin yang memiliki peran besar terhadap kesehatan tubuh. Vitamin ini dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh, sebagai antioksidan, mengurangi kadar asam urat dalam darah, hingga memelihara kondisi pembuluh darah dalam tubuh sehingga baik untuk pencegahan hipertensi. Kandungan vitamin C yang tinggi bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi buah jeruk.

Demikian beberapa buah penurun darah tinggi yang bisa Anda konsumsi untuk mengatasi hipertensi Anda. Selain mengatur pola makan, Anda juga perlu melakukan olahraga secara rutin untuk menstabilkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh yang selama ini andil sebagai faktor penyebab hipertensi. Anda juga bisa mengonsumsi susu Anlene Gold 5x sebagai minuman tambahan untuk memenuhi kebutuhan kalium dalam tubuh Anda.

This article was updated on Oktober 6, 2022

Bloger yang suka menulis dan membaca buku fisik dan juga e-book. Topik buku favoritnya adalah non-fiksi seperti teknologi dan motivasi.

You should also read: